Jumat, 22 Juli 2011

Menumbuhkan Cinta kepada Ibu

Kisah cinta kepada kaum ibu mesti selalu dihidupkan dan dikembangkan
dalam hidup ini. Mengapa? Karena kaum ibu telah mengorbankan hidup
mereka bagi kehidupan manusia. Mereka telah memelihara hidup kita
selama berbulan-bulan di dalam kandungan mereka. Mereka telah membelai
setiap anak yang mereka lahirkan dengan cinta yang tulus.
Sosok seorang ibu begitu penting dalam kehidupan seorang manusia.

Tanpa sosok seorang ibu yang baik yang mencintai anak yang
dilahirkannya, hidup ini menjadi hampa. Tak berguna. Dari hati seorang
ibu yang penuh cinta akan mengalir cinta bagi anak-anaknya. Karena
itu, setiap orang mesti memiliki kepekaan untuk memberikan penghargaan
terhadap kaum ibu.

Hanung Bramantyo, seorang sutradara, menampilkan cinta ibu yang tulus
itu dalam film Menembus Impian. Menurut Fedi Nuril yang membintangi
film ini, film Menembus Impian bukan sekedar hiburan. Film ini
memiliki pesan moral yang tinggi bagi kehidupan manusia.
Melalui film ini, Hanung Bramantyo ingin mengajak para penonton untuk
selalu mencintai ibu dan orangtua. Film ini berkisah tentang hubungan,
pandangan dan keseharian yang harus dihadapi seorang ibu dengan
anaknya.

Tentang hal ini, Hanung berkata, "Dengan rasa cinta itulah kita bisa
menembus semua impian."

Sahabat, siapa dari antara kita yang kurang mendapatkan cinta yang
tulus dari seorang ibu? Tentu saja kita semua mendapatkan cinta yang
tulus dari masing-masing ibu kita. Mereka telah memberikan cinta itu
dengan cara mereka masing-masing. Yang mereka inginkan adalah agar
kita menjadi anak-anak yang baik dan bahagia. Mereka mau agar hidup
kita menjadi suatu kegembiraan bagi banyak orang.

Namun kita juga tidak bisa pungkiri bahwa ada juga beberapa ibu yang
bersikap sadis terhadap anak-anaknya. Misalnya, ada seorang ibu di
Jakarta yang menyeterika anaknya. Ia lakukan itu, karena egosimenya
yang begitu dalam. Ia hanya ingin memenuhi keinginannya sendiri. Ia
tega menghukum anaknya dengan cara yang begitu keji dan menyakitkan.
Tentu saja kita tidak ingin memiliki ibu yang kurang peduli terhadap
hidup kita. Kita ingin sosok ibu yang begitu peduli terhadap kehidupan
ini. Mengapa? Karena hati seorang ibu yang baik akan memberikan
pendidikan bagi anak-anaknya dengann baik pula. Seseorang yang dididik
dengan penuh cinta oleh ibunya juga akan memiliki hati yang penuh
cinta.

Mari kita menumbuhkan rasa cinta yang tulus dan mendalam terhadap ibu
kita masing-masing. Dengan demikian, kita dapat menjadi orang-orang
yang memiliki cinta kasih yang besar kepada ibu kita masing-masing.
Dunia akan menjadi semakin damai berkat cinta kasih yang kita miliki.
Tuhan memberkati. **


Frans de Sales, SCJ
http://inspirasi-renunganpagi.blogspot.com/

0 komentar: