Sabtu, 04 Juni 2011

Sejarah Masa Lalu Menjadi Inspirasi bagi Hidup

Warisan sejarah bangsa merupakan salah satu identitas bangsa yang perlu dilestarikan dan diselamatkan. Mengapa? Karena warisan sejarah bangsa itu merupakan akar dari kehidupan manusia. Tanpa masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang tidak ada. Kita senantiasa berpijak pada masa lalu untuk membangun hidup kita di masa sekarang dan yang akan datang.

Meutia Hatta, salah seorang anggota Dewan Pertimbangan Presiden, mengatakan bahwa benda-benda bersejarah merupakan identitas bangsa. Ia berharap agar benda-benda sejarah itu dilestarikan dan diselamatkan. Dengan demikian, generasi penerus bangsa dapat mengenal sejarah bangsanya.

Maret tahun lalu putri almarhum Bung Hatta itu mengunjungi museum mini benda bersejarah Aceh milik H Harun Keuchik Leumik di kawasan Simpang Surabaya, Banda Aceh. Menurut Meutia, semua pihak harus ambil bagian dalam menjaga dan merawat peninggalan sejarah. Dengan demikian, peninggalan tersebut terus terjaga.

Ia berkata, “Pelestarian itu bukan hanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan juga oleh seluruh komponen masyarakat yang peduli akan benda bersejarah.”

Menurut dia, peran individu dalam pelestarian dan menyimpan benda bersejarah tersebut harus mendapat apresiasi dari pemerintah. Ia berkata, “Kita bangga dan patut memberikan apresiasi terhadap para kolektor seperti Harun Keuchik Leumik yang menyimpan benda-benda bersejarah milik kerajaan Aceh Tempo Doeloe.”

Sahabat, mungkin banyak dari kita yang kurang peduli lagi terhadap sejarah masa lalu termasuk benda-benda peninggalan sejarah itu. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini bisa terjadi karena ada orang yang merasa bahwa menoleh ke masa lalu itu tidak berguna. Orang mesti hidup untuk hari ini dan untuk masa yang akan datang. Atau ada orang yang merasa bahwa mengenang masa lalu hanya buang-buang waktu. Akibatnya, usaha untuk melestarikan benda-benda sejarah dianggap sebagai angin lalu.

Tentu saja situasi seperti ini memprihatinkan. Warisan sejarah yang indah itu bisa saja dijual ke bangsa lain. Hal ini pernah terjadi ketika banyak benda-benda sejarah dibeli oleh orang-orang dari luar negeri. Benda-benda purbakala yang bersejarah itu menjadi milik bangsa lain.

Soalnya, mengapa kita mesti melestarikan sejarah bangsa kita? Karena sejarah merupakan sebuah kekayaan yang dapat menjadi contoh bagi generasi penerus bangsa untuk menjadi spirit. Mereka dapat banyak belajar dari peristiwa-peristiwa masa lalu untuk membangun hidup yang lebih baik. Peristiwa masa lalu yang jelek dapat menjadi kesempatan untuk introspeksi diri. Dengan demikian, peristiwa-peristiwa itu dapat membantu mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Mari kita berusaha melestarikan sejarah bangsa kita. Dengan demikian, kita dapat semakin menghargai warisan sejarah nenek moyang kita. Tuhan memberkati. **



Frans de Sales, SCJ
http://inspirasi-renunganpagi.blogspot.com

0 komentar: